Landasan Pengembangan Kurikulum 2013

1.Acuan Konseptual

1) Peningkatan iman, taqwa dan akhlak mulia

Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian tadik secara utuh. Kurikulum yang disusun memungkinkan semua mata pelajaran da-pat menunjang peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia. Khusus untuk peningkatan keimanan dan ketakwaan ini di SMP Best Agro International dilaksanakan juga progran keputraan dan keputrian dengan pendalaman agama yang diisi dengan pe-ngajian dan/atau kegiatan yang sejenis. Selain itu peringatan hari-hari besar keaga-maan dilaksanakan mengundang penceramah yang kompeten atau memanfaatkan warga sekolah, juga melaksanakan siar menyembelih hewan qurban dan bantuan so-sial terhadap warga sekitar sekolah yang kurang mampu dengan anggaran terencana yang ada di RKAS.

2) Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama

Kurikulum SMP Best Agro International dikembangkan untuk memelihara dan me-ningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama, dan memperhatikan norma aga-ma yang berlaku dilingkungan sekolah sesuai dengan Kompetensi Inti yang diharapkan.

3) Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan tadik .

Kurikulum SMP Best Agro International disusun dengan memperhatikan keragaman potensi, minat, kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan kinestetik tadik agar dapat berkembang secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya yang mencakup domain sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

4) Keragamaan dan karakteristik daerah dan lingkungan

Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat memiliki keragaman potensi kebutuhan, tan-tangan, dan keragaman karakteristik lingkungan, oleh karena itu kurikulum SMP Best Agro International memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan daerah terutama dalam bidang agama, seni budaya, dan peduli lingkungan, serta keterampilan sesuai dengan tuntutan Kompetensi Dasar pada mata pelajaran Prakarya.

5) Persatuan Nasional dan Nilai-nilai Kebangsaan

Kurikulum SMP Best Agro International diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan tadik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI. Oleh karena itu Kurikulum SMP Best Agro International harus menumbuhkembangkan wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI.

6) Kesetaraan Warga Negara Memperoleh Pendidikan Bermutu

Kurikulum SMP Best Agro International diarahkan kepada pengembangan sikap, pe-ngetahuan, dan keterampilan yang holistik, dan berkeadilan dengan memperhatikan kesetaraan warga negara memperoleh pendidikan bermutu.

7) Kebutuhan Kompetensi Masa Depan

Kurikulum SMP Best Agro International diarahkan agar tadik memiliki kompetensi berpikir kritis dan bisa membuat keputusan,, memecahkan masalah yang kompleks secara lintas bidang keilmuan, berpikir kreatif dan kewirausahaan, berkomunikasi dan berkolaborasi, menggunakan pengetahuan kesempatan secara inovatif, mengelola keuangan, kesehatan, dan tanggungjawab warga negara.

8) Tuntutan Dunia Kerja

Kurikulum SMP Best Agro International harus memuat kecakapan hidup untuk membekali tadik mamasuki dunia kerja sesuai dengan tingkat perkembangan tadik dan kebutuhan dunia kerja, khususnya bagi mereka yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi diantaranya ialah Program Mulok yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH).

9) Perkembangan Iptek

Kurikulum SMP Best Agro International perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis pegetahuan dimana iptek sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. Pendidikan harus terus menerus melakukan penyesuaian terhadap perkembangan iptek sehingga tetap relevan dan kontektual dengan peru-bahan. Oleh karena itu Kurikulum SMP Best Agro International perlu memuat kera-gaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah dan lingkungan.

10) Tuntutan Pengembangan Daerah dan Nasional

Pengembangan Kurikulum SMP Best Agro International memperhatikan keseimba-ngan tuntutan pembangunan daerah dan nasional yang ditunjukkan dengan adanya muatan lokal Skill berkebun serta budaya kebun yang terintegrasi pada mata pelajaran PLH sebagai kebutuhan dan ciri khas Lingkungan Kebun Sawit, tetapi tidak melupakan kebutuhan Nasional dan global yang ditandai dengan adanya penambahan pelajaran TIK yang lebih ke arah pembekalan praktis.

11) Dinamika Perkembangan Global

Kurikulum SMP Best Agro International dikembangkan agar tadik mampu bersaing se-cara global dan dapat hidup berdampingan dengan bangsa lain dengan membekali tadik dengan sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan minatnya agar mereka mampu mengembangkannya secara mandiri di dunia nyata/kehidupan sehari-hari.

12) Kondisi Sosial Budaya Masyarakat Setempat

Kurikulum SMP Best Agro International dikembangkan dengan memperhatikan karak-teristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya. Penghayatan dan apresiasi pada budaya setempat ditumbuh kembangkan terlebih dahulu sebelum mempelajari budaya dan daerah dan bangsa lain.

13) Kesetaraan Gender

Kurikulum SMP Best Agro International diarahkan kepada pendidikan yang berkeadilan dan mendorong tumbuh kembangnya kesetaraan gender.

14) Integrasi Nilai-nilai Karakter Bangsa

Kurikulum SMP Best Agro International dikembangkan dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter bangsa dalam dokumen dan implementasinya baik dalam pembelajaran di kelas maupun dalam kehidupan sekolah ataupun dalam lingkungan kehidupan di luar sekolah.

15) Karakteristik SMP Best Agro International

Kurikulum SMP Best Agro International dikembangkan seesuai dengan visi, misi, tujuan, strategi, kondisi, dan ciri khas SMP Best Agro International.

2.Prinsip Pengembangan

Kurikulum SMP Best Agro International dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut :

1) Kurikulum SMP Best Agro International atau jenjang pendidikan bukan merupakan daftar mata pelajaran. Atas dasar prinsip tersebut maka kurikulum sebagai rencana adalah rancangan untuk konten pendidikan yang harus dimiliki oleh seluruh tadik setelah menyelesaikan pendidikannya.

2) Kurikulum sebagai proses adalah totalitas pengalaman belajar tadik di satu satuan pen-didikan atau jenjang pendidikan untuk menguasai konten pendidikan yang dirancang dalam rencana.

3) Hasil belajar adalah prilaku tadik secara keseluruhan dalam menerapkan perolehannya di masyarakat.

4) Standar kompetensi lulusan (SKL) ditetapkan untuk satu satuan pendikan, jenjang pen-didikan, dan program pendidikan. Sesuai dengan kebijakan Pemerintah mengenai wajib belajar 12 Tahun maka SKL yang menjadi dasar pengembangan Kurikulum adalah kemampuan yang harus dimiliki tadik setelah mengikuti proses pendidikan selama 12 Tahun. Selain itu sesuai dengan fungsi dan tujuan jenjang pendidikan dasar serta fungsi dan tujuan satuan pendidikan maka pengembangan kurikulum didasarkan pula atas SKL pendidikan dasar serta Kompetensi Inti (KI).

5) Model kurikulum berbasis kompetensi ditandai oleh pengembangan kompetensi beru-pa sikap, pengetahuan, keterampilan berfikir, dan keterampilan psikomotorik yang dikemas dalam berbagai mata pelajaran. Kompetensi yang termasuk pengetahuan dikemas secara khusus dalam satu mata pelajaran. Kompetensi yang termasuk sikap dan keterampilan dikemas dalam setiap mata pelajaran dan bersifat lintas mata pelajaran serta diorganisasikan dengan memberikan prinsip penguatan (Organisasi Horizontal) dan bertkelanjutan (Organisasi Vertikal) sehingga memenuhi prinsip akumulasi dalam pembelajaran.

6) Kurikulum didasarkan pada prinsip bahwa setiap sikap, keterampilan dan pengetahuan yang dirumuskan dalam kurikulum yang berbentuk kemampuan dasar dapat dipelajari dan dikuasai setiap tadik (Mastery Learning) sesuai dengan kaedah kurikulum berbasis kompetensi.

7) Kurikulum dikembangkan dengan memberikan kesempatan pada tadik untuk mengembangkan perbedaan dalam kemampuan dan minat. Atas dasar prinsip perbedaan kemampuan individual tadik , kurikulum memberikan kesempatan kepada tadik untuk memiliki tingkat penguasaan diatas standar yang telah ditentukan (dalam sikap, keterampilan dan pengetahuan). Oleh karena itu berbagai program dan pengalaman belajar disediakan sesuai dengan minat dan kemampuan awal tadik .

8) Kurikulum berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta lingkungannya. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa tadik berada pada posisi sentral dan aktif dalam belajar.

9) Kurikulum harus tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, dan seni. Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, dan seni berkembang secara dinamis. Oleh karena itu konten kurikulum harus selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, dan seni, membangun rasa ingin tahudan kemampuan bagi tadik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat hasil-hasil ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

10) Kurikulum harus relevan dengan kebutuhan kehidupan. Pendidikan tidak boleh memisahkan tadik dari lingkungannya dan pengembangan kurikulum didasarkan kepada prinsip relevansi pendidikan dengan kebutuhan dan lingkungan hidup. Artinya, kurikulum memberikan kesempatan kepada tadik untuk mempelajari permasalahan di lingkungan masyarakatnya sebagai konten kurikulum dan kesempatan untuk mengaplikasikan yang dipelajari di kelas dalam kehidupan di masyarakat.

11) Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberda-yaan tadik yang berlangsung sepanjang hayat dirumuskan dalam sikap, keterampilan, dan pengetahuan dasar yang dapat digunakan untuk mengembangkan budaya belajar.

12) Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepen-tingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan berne-gara. Kepentingan nasional dikembangkan melaui penentuan struktur kurikulum, SKL, KI, dan Kompetetnsi Dasar (KD) serta Silabus. Kepentingan daerah dikembangkan untuk membangun manusia yang tidak tercabut dari akar budayanya dan mampu berkontribusi langsung kepada masyarakat di sekitarnya. Kedua kepentingan ini saling mengisi dan memberdayakan keragaman dan kebersatuan yang dinyatakan dalam Bhineka Tunggal Ika untuk membangun NKRI.

Penilaian hasil belajar ditujukan untuk mengetahui dan memperbaiki pencapaian kom-petensi. Instrumen penilaian hasil belajar adalah alat untuk mengetahui kekurangan yang dimiliki setiap tadik Kekurangan tersebut harus segera diikuti dengan proses perbaikan terhadap kekurangan dalam aspek hasil belajar yang dimiliki seorang atau sekelompok tadik .

3.Prinsip Pelaksanaan

Kurikulum SMP Best Agro International Tahun 2013 dilaksanakan dengan arah pelaksanaan sebagai berikut :

  • Didasarkan pada potensi, perkembangan, dan minat tadik untuk menguasai kompe-tensi yang berguna bagi dirinya. Dalam ha lini tadik harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu, serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas, dinamis, dan menyenangkan melalui kegiatan Tatap Muka (TM), Penugasan Terstruktur (PT), dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT), pengembangan diri baik melalui Bimbingan Karir (BK) maupun kegiatan ekstra kurikuler.
  • Menegakkan 4 (empat) pilar belajar yaitu :
  • Belajar untuk memahami dan menghayati;
  • Belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif;
  • Belajar untuk kehidupan bersama dan berguna bagi orang lain; dan
  • Belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses pembelajaran yang efektif, aktif, kreatif, dan menyenangkan.
  • Melalui bimbingan guru wali yang bekerjasama dengan guru mata pelajaran, dan guru BK secara terjadwal. Setiap guru wali memiliki tadik sebagai bimbingannya sebanyak tadik
  • Setiap guru mata pelajaran memiliki jadwal konsultasi mata pelajaran disesuaikan dengan minat tadik dan dilaksanakan dalam suasana tadik dan pendidik yang saling me-nerima dan menghargai, akrab, terbuka, dan hangat, dengan prinsip tut wuri handa-yani ing madya mangun karsa ing ngarsa sung tulada.
  • Menggunakan pendekatan multi strategi yang memadai, memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar dan fasilitas internet.
  • Mendayagunakan kondisi alam, sosial budaya serta kekayaan daerah untuk keberhasilan pendidikan dengan muatan seluruh bahan kajian secara optimal.

kurikulum yang mencakup seluruh komponen kompetensi mata pelajaran, muatan lo-kal dan pengembangan diri diselenggarakan dalam keseimbanngan, keterkaitan dan kesinambungan yang cocok dan memadai antar kelas dan jenis serta jenjang pendidikan.

B.Tim Pengembang

Tim Pengembang Kurikulum SMP Best Agro International Tahun Pelajaran 2020/2021 adalah sebagai berikut :

No.NamaKedinasan/OrganisasiTim Pengembang
1.Machdar Yusup Apandi
NIK. 1100171
Kepala SMP Best Agro InternationalKetua Tim
2.Charles SipayungGM. PT. BJAP 1,
Untuk dan atas nama Ketua Yayasan
Pembina
3.Fatkhurozi A.KTU. PT. BJAP 1,
Mewakili Organ Yayasan
Pembina
4.Afrizal KaryaKa. Personalia PT. BJAP 1,
mewakili Organ Yayasan
Pembina
5.M. Rosihan Pribadi
NIP. 19650502 199102 1 002
Ka. Disdikbud Kab. Kobar Pengarah/Pembina
6.H. Sunarno, S.Pd. M.Si.
NIP. 19650615 198703 1 023
Ka. Bid. SMP Disdikbud Kab. KobarPengarah/Pembina
7.H. Rampilu, S.Pd. Bio.
NIP. 19660310 199003 1 015
Koord. Pengawas SMPPengarah/Pembina
8.Resbana, S.Pd.
NIP. 19690510 199501 1 005
Pengawas SMPPengarah/Pembina
9.Cristotje Meyke ArundeKetua Komite Best Anggota
10.Jetty Mariapul Gultom, S.Pd.
B1-1200012
Guru Mapel Ilmu Pengetahuan AlamAnggota
11.Christina Danarti, S.S.
B1-1300305
Guru Mapel Ilmu Pengetahuan SosialAnggota
12.Fuad Hamdani, S.Pd.
B1-1300201
Guru Mapel Pend. KewarganeggaraanAnggota
13.Abdul Rahim, S.Pd.I
B1-2002708
Guru Mapel Pendidikan Agama IslamAnggota
14.Tri Widiyanto, S.Pd.
B1-1400122
Guru Mapel Bahasa InggrisAnggota
15.Latifah Nurmilasari, S.Pd. Gr.
B1-1901367
Guru Mapel Bahasa IndonesiaAnggota
16.Indah Noor Hayati, S.Pd. Gr.
B1-1901402
Guru Mapel Bahasa IndonesiaAnggota
17.Diah Hapsari, S.Pd.
B1-1904014
Guru Mapel Bahasa InggrisAnggota
18.Hariman, S.Pd.
B1-2000763
Guru Mapel MatematikaAnggota
19.Edy Hartanto
B1-0500046
Tenaga Kependidikan (TU)Anggota
20.Budianto
B1-1904927
Tenaga Kependidikan (PJ TST)Anggota
21.M Taqwin
B1-1300141
Tenaga Kependidikan (Implacemen)Anggota

C. Muatan Kurikulum SMP Best Agro International

Muatan Kurikulum SMP Best Agro International terangkum dalam Struktur Kurikulum yang diberlakukan dan terdiri :

1. Kompetensi Inti

Kompetensi inti dirancang seiring dengan meningkatnya usia tadik pada kelas tertentu. Melalui kompetensi inti, integrasi vertikal berbagai kompetensi dasar pada kelas yang berbeda dapat dijaga.

Rumusan kompetensi inti menggunakan notasi sebagai berikut :

  • Kompetensi Inti-1 ( KI-1 ) untuk kompetensi sikap spiritual,
  • Kompetensi Inti-2 ( KI-2 ) untuk kompetensi sikap sosial,
  • Kompetensi Inti-3 ( KI-3 ) untuk kompetensi inti pengetahuan, dan
  • Kompetensi Inti-4 ( KI-4 ) untuk kompetensi inti keterampilan.

2. Alokasi Waktu Pembelajaran

Berdasarkan kompetensi inti disusun mata apelajaran dan alokasi waktu yang sesuai de-ngan karakteristik satuan pendidikan. Susunan mata pelajaran dan alokasi waktu untuk SMP Best Agro International sebagaimana tabel berikut :

Komponen

Alokasi Waktu Perminggu

VII

VIII

IX

Kelompok A

1

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

4

4

4

2

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

3

3

3

3

Bahasa Indonesia

6

6

6

4

Matematika

5

5

5

5

Ilmu Pengetahuan Alam

5

5

5

6

Ilmu Pengetahuan Sosial

4

4

4

7

Bahasa Inggris

5

5

5

Kelompok B

1

Seni Budaya

3

3

3

2

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

3

3

3

3

Prakarya

2

2

2

Kelompok C (Mapel Tambahan)

1

Pendidikan Lingkungann Hidup (PLH)

2

2

2

2

Kelompok D (diberikan di luar jam KBM) (*)

1

Keterampilan Komputer (TIK)

2

2

2

2

Pengembangan Diri

2

2

2

Jumlah Alokasi Waktu KBM Perminggu

42

42

42

Keterangan :

  • Mata pelajaran seni budaya dapat memuat Bahasa Daerah Dayak.
  • Selain kegiatan intrakulikuler seperti yang tercantum di dalam struktur kurikulum di-atas, terdapat pula kegiatan ekstrakulikuler SMP Best Agro International antara lain Pramuka ( Wajib ), Usaha Kesehatan Sekolah, dan Palang Merah Remaja
  • Kegiatan ekstrakulikuler seperti Pramuka (terutama), unit Kesehatan Sekolah, Palang Merah Remaja, dan yang lainnya adalah dalam rangka mendukung pembentukan kom-petensi sikap sosial tadik, terutamanya adalah sikap peduli. Disamping itu juga dipergunakan sebagai wadah dalam penguatan pembelajaran berbasis pengamatan maupun dalam usaha memperkuat kompetensi keterampilannya dalam ranah konkrit. Dengan demikian kegiatan ekstra kulikuler ini dapat dirancang sebagai pendukung ke-giatan kulikuler.
  • Mata pelajaran kelompok A adalah kelompok mata pelajaran yang kontennya dikem-bangkan oleh pusat. Mata pelajaran kelompok B yang terdiriatas mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya serta pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan adalah ke-lompok mata pelajaran yang kontennya dikembangkan oleh pusat dan dilengkapi de-ngan konten lokal yang dikembangkan oleh pemerintah daerah.
  • Bahasa daerah sebagai muatan lokal dapat diajarkan secara terintegrasi dengan mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya atau diajarkan secara terpisah apabila daerah me-rasa perlu untuk memisahkannya. Satuan pendidikan dapat menambah jam pelajaran per minggu sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan tersebut.
  • Sebagai pembelajaran tematik terpadu, angka jumlah jam pelajaran per minggu untuk tiap mata pembelajaran adalah relatif. Guru dapat menyesuaikannya sesuai dengan kebutuhan tadik dalam pencapaian kompetensi yang diharapkan.
  • Jumlah alokasi waktu jam pelajaran setiap kelas merupakan jumlah minimal yang da-pat ditambah sesuai dengan kebutuhan tadik.

Tentang Kami

Kualifikasi Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) :

No.

Nama Guru/Tendik

L/P

Jenjang

Jurusan / Lembaga

Tahun

01.

Machdar Yusup Apandi

L

S1

FKIP Pogram Matematika UNLA Bandung

1990

02.

Jetty Mariapul Gultom

P

S1

Pend. Biologi Univ. Simalungun Pematang

2011

03.

Christina Danarti

P

S1

Sastra Sejarah UNS Surakarta

1997

04.

Fuad Hamdani

L

S1

Pendidikan PPKn Undaris Semarang

2013

05.

Abdul Rahim

L

S1

Pend. Agama Islam STAIN Kudus

2012

06.

Tri Widiyanto

L

S1

Penjas Orkes Univ. Negeri Yogyakarta

2012

07.

Latifah Nurmilasari

P

S1

Pend. Bhs. Indonesia UNS Surakarta

2015

08.

Diah Hapsari

P

S1

Pend. Bhs. Inggris Univ. Negeri Semarang

2014

09.

Hariman

L

S1

Pend. Matematika IPI Garut

2018

10.

Dhani Susilowati

P

S1

Pend. Bhs. Indonesia PGRI Semarang

2019

11.

Edy Hartanto

L

D2

Ad. Perkantoran IPPI Yogyakarta

2003

12.

Budiyanto

L

SMK

TKJ SMK 7 Jember

2019

13.

M. Taqwin

L

Paket B

Penyetaraan SMP Pelem 1

1994